Wish I could lend you my POV
Ini adalah unggahan apresiasi untuk aku, dari diri sendiri.
Shaskia, aku tau 5 tahun ke belakang bukan bagian hidup paling manis tapi aku bangga sekali dengan semua keputusan yang sudah kamu ambil, yang mengantarkan kamu jadi manusia seperti hari ini. Yang kuat, tapi tetap sadar kamu punya sisi lemah. Yang ga pernah nyerah, tapi tau kapan harus istirahat. Yang sayang sama diri sendiri, tanpa lupa sayang sama sekelilingmu.
Aku tau, hari-harimu masih sering ketemu rasa buntu sama diri sendiri, sama keadaanmu. Terimakasih karena masih berani ambil keputusan walaupun kamu seringnya ngerasa takut dan khawatir. Even di tengah semua chaos-mu dengan diri sendiri, kamu masih selalu belajar memenuhi peran kamu sebagai anak sulung, untuk itu aku berterimakasih sekali.
Maaf karena kamu pernah merasa hidupmu segelap itu, tapi sekarang udah ketemu polanya kan? Gelapmu akan selalu mengantarkan ke titik terang, tapi kamu harus berani menghadapi gelapmu sendiri. Pelan-pelan aja. Engga perlu terus-terusan ngebandingin diri sama orang, karena timeline hidup tiap orang beda. Kalau sekarang kamu lagi di bawah, ga perlu ngerasa inferior karena pada akhirnya semua ini kondisi sementara yang pasti akan berubah. Februari tahun lalu kamu di atas, bersyukur sekali. Tahun ini, mungkin saatnya belajar berterimakasih sama pengalaman susah. Nanti juga roda hidupnya berputar lagi, gapapa ya shas, kamu pasti bisa melewati ini semua.
Shaskia, aku tau 5 tahun ke belakang bukan bagian hidup paling manis tapi aku bangga sekali dengan semua keputusan yang sudah kamu ambil, yang mengantarkan kamu jadi manusia seperti hari ini. Yang kuat, tapi tetap sadar kamu punya sisi lemah. Yang ga pernah nyerah, tapi tau kapan harus istirahat. Yang sayang sama diri sendiri, tanpa lupa sayang sama sekelilingmu.
Aku tau, hari-harimu masih sering ketemu rasa buntu sama diri sendiri, sama keadaanmu. Terimakasih karena masih berani ambil keputusan walaupun kamu seringnya ngerasa takut dan khawatir. Even di tengah semua chaos-mu dengan diri sendiri, kamu masih selalu belajar memenuhi peran kamu sebagai anak sulung, untuk itu aku berterimakasih sekali.
Maaf karena kamu pernah merasa hidupmu segelap itu, tapi sekarang udah ketemu polanya kan? Gelapmu akan selalu mengantarkan ke titik terang, tapi kamu harus berani menghadapi gelapmu sendiri. Pelan-pelan aja. Engga perlu terus-terusan ngebandingin diri sama orang, karena timeline hidup tiap orang beda. Kalau sekarang kamu lagi di bawah, ga perlu ngerasa inferior karena pada akhirnya semua ini kondisi sementara yang pasti akan berubah. Februari tahun lalu kamu di atas, bersyukur sekali. Tahun ini, mungkin saatnya belajar berterimakasih sama pengalaman susah. Nanti juga roda hidupnya berputar lagi, gapapa ya shas, kamu pasti bisa melewati ini semua.
Comments
Post a Comment