"Kamu terinfluence?"

Kemarin aku buat satu postingan tentang toxic positivity, terus ternyata Gitasav juga baru bikin video tentang itu. Aku bikin stroy di WA yang nunjukkin kalau judul "kerjaan" kita sama persis. Ada yang bales story itu, katanya "Gitasav ngeinfluence kamu banget, ya?". Jujur, gemey bacanya. Dari semua proses untuk ngebentuk cara pikir Shaskia yang sekarang, isi otak aku cuma didefiniskan sebagai "terinfluence Gitasav".

Cara berpikir orang terbentuk dari pengalaman orangnya sendiri. Kalau ternyata aku banyak satu suara sama Gita dan aku suka nonton doi karena merasa terwakili suaranya, kenapa label yang diberikan sama aku jadi "terinfluence Gita banget"? Seolah-olah aku dan cara pikir aku ini ada cuma karena aku terinfluence aja. Iya, mungkin gara-gara sering nonton ada influence yang diberikan Gita ke aku. Tapi apa kamu ga mau tau tentang proses hidup aku yang melahirkan cara pikir aku yang sekarang? Aku bisa sampai punya otak begini karena pengalaman yang aku laluin, yang ternyata bikin aku banyak satu suara sama Gita. Ga lantas berarti aku "teinfluence Gitasav banget", kan?
Jangan dbilang aku mirip doi lagi yak. Hm.

Tulisan aku di blog ini semuanya berasal dari masalah aku sendiri yang artinya aku pernah melalui semua hal yang aku tulis di blog ini. Liat semua itu sebagai proses, sebagai siapa diri aku. Mari belajar menghargai manusia secara utuh, karena semua orang punya jalan hidup yang membawa mereka menjadi dirinya saat ini.

Comments

Popular posts from this blog

Mengetuk Pintu Ketiga

Habit 10 Hari Akhir Ramadhan

Menjadi "gapapa"